Posted by : Unknown Monday, April 4, 2016

Namo Buddhaya

- Mengurusi Orangtua Sakit Sampai Meninggal (2) -

"Masa berkabung tiga tahun lamanya,
Senantiasa bersedih dan berduka
Pola kehidupan harus dirubah
Jauhi arak dan makanan mewah"

Penjelasan :

Bila akhirnya beliau dipanggil Yang Maha Kuasa, tunjukkan kesedihan dan kedukaan yang mendalam secara sungguh-sungguh, bukan dibuat-buat dan berpura-pura.

Kehilangan beliau adalah kehilangan penerang hidup kita, sehingga kita benar-benar berduka. Selama masa berduka atau berkabubung itu, kita harus mengatur semua tingkah laku dan cara bicara kita.
Janganlah segala kebaikan dan kasih sayang serta pengorbanan yang telah beliau berikan kepada kita, yang tanpa pamrih dan tanpa mengharap balas jasa,  kita abaikan begitu saja.

Berterima kasihlah kepada beliau dan tetaplah mengingat jasa dan kebaikan beliau. Oleh karena itulah, dalam masa berkabung itu kita harus meninggalkan kebisaan bersenang-senang, jangan meminum minuman yang memabukkan dan bahkan jangan makanan yang mewah dan berlebihan. Dahulu masa berkabung ini bahkan sampai tiga tahun.

Di Zi Gui
Budi Pekerti Seorang Murid
Alih bahasa :  S. Hamdi

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Dhamma Cittapali -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -