Posted by : Unknown Wednesday, April 13, 2016

Namo Buddhaya

"Renungan Harian dari Kitab Suci Agama Buddha"
Y. A. Shravasti Dhammika

13 April

Seperti seorang berpenyakit kusta dengan kaki dan tangan yang telah rusak dan membusuk karena digerogoti oleh kuman penyakit, yang menggaruki lukanya dengan kuku dan menghangatkan badannya dengan sebongkah arang, semakin sering orang itu melakukan hal tersebut, semakin parah lukanya, semakin berbau busuk dan menjadi busuk.
Garukan yang dilakukannya hanya menimbulkan kenikmatan yang sekejap.

Dengan cara yang sama, seseorang yang belum dapat melepaskan diri dari keterikatan terhadap nafsu keinginan, ketika sedang menikmati keinginan yang telah didapatnya, telah terbakar oleh kegelisahan untuk memenuhi nafsu keinginan lainnya, sehingga ia terus menerus berusaha mengejar nafsu keinginan itu.

Semakin nafsu keinginan dikejar, ia akan semakin melekat dan menuntut untuk dipenuhi, dan hal ini hanya menimbulkan kenikmatan sekejap .

BUDDHA VACANA
(Sabda-sabda Sang Buddha)
Penerbit Karaniya

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Dhamma Cittapali -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -