Posted by : Unknown Monday, April 4, 2016

Kumarapanha sutta
(Kotbah tentang Pertanyaan kepada Anak Kecil)

"Apakah yg satu itu? Semua makhluk bergantung pd makanan
Apakah yg dua itu? Batin dan jasmani
Apakah yg tiga itu? Tiga jenis perasaan
Apakah yg empat itu? Empat Kebenaran Mulia
Apakah yg lima itu? Lima kelompok kehidupan yg dilekati
Apakah yg enam itu? Enam landasaran indera
Apakah yg tujuh itu? Tujuh Faktor Pencerahan
Apakah yg delapan itu? Jalan Mulia Berunsur Delapan
Apakah yg sembilan itu? Sembilan tempat kediaman makhluk
Apakah yg sepuluh itu? Ia yg dikaruniai dengan sepuluh atribut disebut Arahat."

Sepuluh pertanyaan di atas adalah isi bab 4 dari Khuddaka Patha, bagian dari Khuddaka Nikaya, yang berjudul Kumarapanha Sutta (Kotbah tentang Pertanyaan kepada Anak Kecil) atau dikenal juga sebagai Samanerapanha Sutta (Kotbah tentang Pertanyaan untuk Samanera).

Sepuluh pertanyaan ini pertama kali diajukan Sang Buddha kepada Samanera Sopaka yang berusia 7 tahun, dengan maksud untuk menahbiskannya sbg bhikkhu. Krn Sopaka walau masih berumur 7 tahun telah mencapai tingkat Arahat, ia dapat menjawab 10 pertanyaan ini dengan mudah dan tepat sehingga kemudian ditahbiskan sebagai bhikkhu. Sepuluh pertanyaan ini juga diajarkan Sang Buddha kepada Samanera Rahula, putra kandung Siddhattha Gotama, yang saat itu berusia 7 thn.

Dalam Dhammapada Atthakatha (komentar/penjelasan Dhammapada) dikisahkan seorang pertapa wanita bernama Bhadda Kundala-kesa (Kundalakesi) setelah mempelajari 1000 pokok perdebatan yang sulit berkeliling ke seluruh India untuk mencari lawan debat. Tiba di Savatthi, ia ditantang berdebat oleh Bhikkhu Sariputta yang dapat menjawab 1000 pertanyaannya. Ketika Sariputta berbalik bertanya kepada sang pertapa wanita: "Apakah yg satu itu?", ia tidak dapat menjawabnya. Oleh sebab itu, akhirnya Kundalakesi menjadi seorang bhikkhuni.

Tampaknya 10 pertanyaan ini merupakan metode pengajaran umum yg digunakan Sang Buddha dan para siswa-Nya utk mengajar para anak kecil yang menjadi samanera tentang pokok dasar ajaran Buddha. Oleh sebab itu, adalah penting bagi kita umat Buddha walau bukan samanera/bhikkhu untuk mempelajari 10 pertanyaan ini.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Dhamma Cittapali -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -