Posted by : Unknown Wednesday, April 20, 2016

Namo Buddhaya

"Renungan Harian dari Kitab Suci Agama Buddha"
Y. A. Shravasti Dhammika
21 April

Waktu itu, Sang Bhagava, setelah berdiam lama di Benares, pergi menuju ke Hutan Uruvela. Setelah berjalan beberapa lama, Beliau memasuki sebuah hutan kecil dan duduk di bawah sebatang pohon.

Pada saat itu sekitar tiga puluh orang dari kalangan atas bersama dengan istri mereka sedang bersenang-senang di hutan yang sama. Salah seorang dari kelompok tersebut tidak mempunyai istri, maka ia membawa seorang pelacur bersamanya. Ketika mereka sedang bersenang-senang , pelacur tersebut mencuri harta benda mereka dan melarikan diri. Maka orang-orang tersebut berusaha mengejarnya, dan ketika menjelajahi hutan, mereka melihat Sang Bhagava yang sedang duduk di bawah pohon. Mereka menghampiri Beliau dan bertanya, "Apakah Bhante melihat seorang wanita?"
"Orang muda, apa yang akan kau lakukan terhadap seorang wanita?" . Maka mereka menceritakan kepada Sang Bhagava apa yang telah terjadi dan mengapa mereka mencari wanita tersebut.
Dan Sang Bhagava berkata kepada mereka, "Apa yang kau pikirkan? Mana yang lebih baik? Mencari wanita itu atau mencari dirimu sendiri?".
"Sesungguhnya, Bhante, lebih baik mencari diri kami sendiri."
"Kalau begitu, duduklah dan aku akan membabarkan Dhamma untuk kalian "
Kemudian mereka duduk dan Sang Bhagava mengajarkan hal-hal yang bermanfaat bagi mereka, seperti perbuatan baik, surga, bahayanya perbuatan jahat, kesia-siaan dan keburukan nafsu keinginan serta keuntungan lenyapnya nafsu tersebut.
Kemudian ketika Sang Bhagava mengetahui bahwa pikiran  mereka telah siap, dapat menerima (ajaran), bebas dari rintangan, mendukung dan senang (untuk menerima), Beliau menjelaskan kepada mereka ajaran yang hanya dimiliki oleh para Buddha, yakni penderitaan, penyebab penderitaan, lenyapnya penderitaan , dan jalan untuk melenyapkan penderitaan.

BUDDHA VACANA
(Sabda-sabda Sang Buddha)
Penerbit Karaniya

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Dhamma Cittapali -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -