- Back to Home »
- 2016-04 April 2016 »
- Renungan Malam (15.04.2016)
Namo Buddhaya
Renungan Malam
"Mawar Melati Semuanya Indah"
Oleh: Gede Prama
Ciri utama manusia yang sudah melewati gunungan penderitaan, ia bisa melihat dalam-dalam wajah kehidupan yang melampaui logika. Yang tidak bisa diterangkan kata-kata. Dan kemudian mengalami, ternyata rasa adalah bahasa jiwa. Di tingkatan rasa, kehidupan adalah serangkaian nyanyian.
Perhatikan lirik lagu anak-anak yang indah ini :
"Lihat kebunku penuh dengan bunga
Ada yang putih dan ada yang merah
Setiap hari kusiram semua
Mawar melati semuanya indah"
Kehidupan memang serupa menata taman, diperlukan ketekunan, kesabaran, pengertian yang mendalam.
Serupa taman, kehidupan di luar maupun di dalam kaya warna.
Kadang sedih, kadang senang.
Suatu waktu dipuji, di lain waktu di uji.
Apa pun warnanya, semuanya disirami dengan doa, cinta, kebajikan, kasih sayang, meditasi
Mirip dengan bait terakhir lagu di atas, di taman jiwa (baca pencerahan) terlihat semuanya (masa lalu, kini dan nanti) indah.
Cahaya Kedamaian
Dari Kesembuhan Hingga Kedamaian
Karaniya