Posted by : Unknown Tuesday, April 12, 2016

Namo Buddhaya, selamat petang semuanya.

Kesabaran dan Toleransi
Ven Sri K. Dhammananda

Bersabarlah terhadap semuanya. Kemarahan membawa seseorang menuju jalan yang gelap. Selain menjengkelkan dan menggangu orang lain, kemarahan juga melukai diri sendiri. Kemarahan melemahkan tubuh dan mengganggu pikiran, kata-kata kasar, seperti anak panah yang diluncurkan dari busurnya, tidak dapat ditarik kembali meskipun Anda menawarkan ribuan kata maaf untuk itu.

Beberapa mahluk tertentu tidak dapat melihat pada malam hari, beberapa yang laian tidak dapat melihat pada siang hari. Tetapi orang yang terseret dalam kebencian tidak melihat apa pun, baik siang ataupun malam hari. Inilah yang disebut dengan istilah " Gelap Mata ".

Dengan siapa dan dengan apakah Anda bertengkar ketika sedang marah? Anda bertengkar dengan diri sendiri, karena Anda sendirilah musuh terburuk bagi Anda. Pikiran adalah teman yang terbaik tetapi dapat dengan mudah menjadi musuh yang terburuk. Beberapa variasi penyakit jantung dan kulit dapat ditelusuri berasal dari penolakaan yang bertumpuk, kebencian, dan keirihatian. Perasaan-perasaan yang menghancurkan semacam itu meracuni hati. Kesemuanya itu mempercepat perkembangan penyakit laten dengan cara mengurangi daya kekebalan tubuh terhadap mikroba.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Dhamma Cittapali -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -