- Back to Home »
- 2016-04 April 2016 »
- Renungan Harian dari Kitab Suci Agama Buddha (20.04.2016)
Namo Buddhaya
"Renungan Harian dari Kitab Suci Agama Buddha"
Y. A. Shravasti Dhammika
20 April
Seseorang tidak mungkin mampu mengendalikan pikiran orang lain, tetapi paling tidak ia dapat menyatakan tekad, "Aku harus mampu mengendalikan pikiranku sendiri " . Dengan cara inilah engkau seharusnya melatih dirimu sendiri, dan dengan cara inilah pengendalian pikiran dilakukan.
Seorang wanita, pria, ataupun remaja yang gemar bersolek, ketika memperhatikan bayangan wajahnya pada cermin yang mengkilap atau pada permukaan air yang jernih, mungkin akan melihat cacat atau jerawat di wajahnya. Ia akan berusaha untuk melenyapkan hal itu. Dan bila ia tidak melihat lagi ada keburukan di wajahnya, ia akan merasa gembira dan puas serta berpikir, " Adalah suatu keberuntungan mempunyai wajah yang bersih."
Dengan cara yang sama, pemeriksaan diri akan memberikan hasil yang terbaik bila seseorang berpikir, "Apakah aku adalah seseorang yang selalu serakah dan penuh kebencian, diliputi oleh kemalasan dan kelambanan, dengan pikiran yang penuh nafsu keinginan dan keragu-raguan serta kemarahan, ataukah aku bukan orang semacam itu?
Apakah aku selalu hidup dengan pikiran kotor atau pikiran bersih?
Dengan tubuh penuh nafsu ataukah tidak, malas ataukah penuh semangat, tak terkendali atau terkendali dengan baik?
Bila dalam pemeriksaan diri, seseorang menemukan bahwa ia hidup dengan kondisi-kondisi buruk yang merugikan tersebut, ia harus menumbuhkan keinginan yang kuat, berusaha keras, penuh perhatian dan kesadaran untuk melenyapkan mereka.
Dan bila dalam pemeriksaan diri, seseorang menemukan bahwa ia tidak hidup dengan kondisi-kondisi buruk yang merugikan tersebut, ia harus berusaha untuk membangun kondisi-kondisi yang menguntungkan dan lebih jauh lagi, menghancurkan kekotoran batin yang ada.
BUDDHA VACANA
(Sabda-sabda Sang Buddha)
Penerbit Karaniya